Inilah INDONESIA : Ketika Soal Beragama pun dijadikan Lahan Bagi-bagi Rejeki

“Namun jika perbedaan awal Ramadan di satu negara apalagi di kota yang sama bahkan di satu gang yang sama, maka itu bukan lagi rahmat, namun laknat bagi umat Islam di tanah air,” ujar staf pengajar pada Islamic University of Europa, Prof. Dr. Sofjan Siregar, MA.

Jika hilal sudah diyakini pasti muncul, mungkin dilihat di tempat lain, namun tidak mungkin dilihat di Indonesia, mengapa Kemenag harus mengerahkan massa memantau hilal di beberapa titik di tanah air pada 29 Syaban?

“Artinya kenapa anggaran observasi dialokasikan dan dicairkan padahal sudah tahu haqqulyakin bahwa hilal untuk tahun ini pada tanggal tersebut tidak bisa dirukyah? Bukankah ini suatu pembodohan umat?” gugat Sofjan.

Hanya ada satu solusi yaitu bubarkan lajnatul isbat dan ganti dengan lajnatul falak. Artinya, tidak mesti kumpul dan kongko-kongko lagi di Kemenag pada setiap tanggal 29 Syaban, tapi tentukan jauh sebelumnya bahwa puasa jatuh pada hari sekian dan tanggal sekian.

Kemenag tahun ini harus berani menggunakan otoritasnya untuk mengumumkan awal puasa beberapa hari sebelum akhir Syaban dan menyiarkan puasa serentak pada 20 Juli 2012. Kemenag harus membuktikan bahwa Islam adalah rahmatan lilalamin bukan laknatan lilalamin.

Berita selengkapnya di http://news.detik.com/read/2012/07/14/071232/1965232/10/prof-sofjan-tradisi-perbedaan-awal-puasa-itu-laknat-bukan-rahmat?9911012

> Sudah tahu, sudah haqqulyakin, rukyat tak bisa dilakukan di seluruh bagian wilayah Indonesia, kok, ngotot aja masih mau melakukan? Duh, Indonesia bangeuts getoloh.

INILAH INDONESIA : SEBUAH PEMBODOHAN LUAR BIASA ATAS NAMA AGAMA.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s