Berkaca dari Peristiwa Sampang

Semoga tulisan dibawah ini bisa menjadi referensi bagi bapak & ibu-ibu dalam memilah-milah jika memperoleh atau ingin bergabung dengan jama’ah da’wah tertentu.
Peringatan Alloh dan Rosulnya yang perlu kita ingat dan laksanakan selalu adalah “janganlah diantara kita mati dalam keadaan Su’ul khotimah, melainkan Khusnul Khotimah”.
Perlu di ingat juga bahwa sudah ada 300 aliran islam sesat yang teridentifikasi oleh MUI indonesia, jadi berhati-hatilah dan betanyalah kepada alim ulama, ustad yang memang mumpuni dibidangnya dan memiliki urutan/nasab yang jelas dalam memperdalam ilmunya.
Tidak jarang kita temui banyak personal yang di angkat sebagai ustad hanya karena banyaknya pengetahuan yang di dapat dari sekedar membaca banyak literatur dan atau belajar dari mbah Google, yang belum teruji hidmah, bakti, amalnya pada sang guru.
by Islam Itu Mudah on Thursday, March 15, 2012 at 3:52am ·

                           

Pengikut Syi’ah terbagi kepada 3 kategori:

Pertama adalah mereka yang ikhlas dan jujur di dalam beragama. Akan tetapi kerana sebab-sebab yang tidak disengaja, maka tidak sampai kepada mereka ajaran Islam yang sebenarnya, melainkan ajaran yang diikuti secara turun temurun. Mereka ini seperti orang yang duduk di pedalaman, tidak tahu membaca, menulis dan sebagainya. Bagi kategori ini kita serahkan kepada Allah hukumnya, di waktu yang sama perlu disampaikan dakwah yang hak kepada mereka.

Kedua adalah mereka ikhlas lagi jujur di dalam berpegang kepada aliran Syiah kerana memiliki beberapa dalil dari sumber al-Qur’an dan al-Sunnah. Akan tetapi mereka tidak memiliki ilmu yang mendalam untuk menilai dalil-dalil tersebut dari sudut kaidah usul yang sebenar, seperti darjat sanad hadis, maksud matan hadis dan tafsiran ayat. Dengan kata lain mereka memiliki dalil tetapi keliru dalam pemahamannya. Bagi kategori ini, sekali lagi kita serahkan kepada Allah, di waktu yang sama perlu tetap berkerja keras menerangkan yang hak kepada mereka.

Ketiga adalah mereka yang terdiri daripada para ilmuwan aliran Syiah dan mengetahui secara mendalam segala kaedah usul dalam berinteraksi dengan dalil-dalil al-Qur’an dan al-Sunnah. Akan tetapi kerana sebab-sebab nafsu dan kepentingan duniawi, mereka tetap berkeras menolak kebenaran, bahkan diwaktu yang sama tetap berkerja keras menyebarkan kebatilan. Bagi kategori ini mereka dihukum sesat dan wajib bagi kita memberitahukan kepada orang lain akan kesilapan dan kesesatan mereka agar orang awam tidak terpengaruh dengan ajaran mereka.

Untuk lebih jelasnya, aliran Syi’ah bisa dibagi dalam beberapa kelompok:

1. Syi’ah Tafdhiliyyah

Syi’ah ini mengutamakan Ali r.a., temasuk juga Utsman r.a. (tidak termasuk Abu Bakar dan Umar r.a.), daripada sahabat-sahabat yang lain. Mereka tidak mengkafirkan, memaki atau menaruh kebencian terhadap sahabat-sahabat lainnya.

2. Syi’ah Saba’iyyah

Ini merupakan Syi’ah yang memaki dan mengkafirkan kebanyakan para sahabat, kecuali sebagian kecil dari mereka, seperti Salman al-Farisi, Abu Dzar, Miqdad dan ‘Ammar bin Yasir r.a. Selain itu mereka juga berkeyakinan tentang raj’ah (kebangkitan semula Ali dan para imam sebelum qiamat untuk menjalankan hukuman ke atas orang-orang yang menyelewengkan agama yang sebenarnya di permulaan Islam).

3. Syi’ah Ghulat

Syi’ah ini mempercayai ketuhanan Ali r.a disamping kepercayaan-kepercayaan kacau lain yang terdapat didalamnya. Syi’ah Ghulat ini terbagi kepada 24 golongan, diantaranya adalah:

  • Syi’ah Mufadhdhaliyyah
  • Syi’ah Sarighiyyah
  • Syi’ah Janahiyyah
  • Syi’ah Bayaniyyah
  • Syi’ah Imamiyyah
  • dll

Kemudian Syi’ah Imamiyyah dibagi pula kepada 39 golongan diantaranya:

  • Syi’ah Imamiyyah al-Hasaniyyah
  • Syi’ah Imamiyyah al-Baqiriyyah
  • Syi’ah Imamiyyah al-Ithna ‘Asyariyyah
  • Syi’ah Imamiyyah asy-Syaitaniyyah
  • Syi’ah Imamiyyah as-Salimiyyah
  • Syi’ah Imamiyyah al-Isma’iliyyah
  • dll

Yang menjadi sorotan ketika membahas Syi’ah sebenarnya adalah Syi’ah Imamiyyah Ithna ‘Asyariyyah. Kenapa? Karena Syi’ah aliran inilah yang sering dibahas dan dikritik oleh para ulama di mana saja dan kapan saja. Alasan lainnya adalah karena banyaknya jumlah mereka dan makin meningkatnya kepopuleran mereka terutama setelah terjadinya revolusi Iran.

Syi‘ah Imamiyyah Ithna ‘Asyariyyah adalah Syi‘ah yang mempercayai keimaman dua belas orang imam secara berturut seperti di bawah ini:

  1. ‘Ali bin Abi Talib (wafat 40 H)
  2. Hasan bin ‘Ali (wafat 50 H)
  3. Husain bin ‘Ali (wafat 61 H)
  4. ‘Ali Zainal ‘Abidin bin Husain (wafat 94 H)
  5. Muhammad al-Baqir bin ‘Ali Zainal ‘Abidin (wafat 117 H)
  6. Ja‘far as-Sadiq bin Muhammad al-Baqir (wafat 148 H)
  7. Musa al-Kazim bin Ja‘far as-Sadiq (wafat 183 H)
  8. ‘Ali ar-Ridha bin Musa Kazim (wafat 202 H)
  9. Muhammad al-Jawaad bin ‘Ali ar-Ridha (wafat 220 H)
  10. ‘Ali bin Muhammad al-Jawaad (wafat 254 H)
  11. Hasan bin ‘Ali al-‘Askari (wafat 260 H)
  12. Muhammad bin Hasan al-‘Askari al-Mahdi (ghaib 260 H)

Mereka percaya Imam Kedua Belas telah ghaib dan dia akan muncul kembali ke dalam masyarakat setelah dunia ini dipenuhi dengan kezaliman dan kekacauan. Mereka juga percaya kepada al-bada’, ar-raj‘ah, tahrif al-Qur’an, kemurtadan para sahabat termasuk Sayyidina Abu Bakar, ‘Umar, ‘Utsman r.a. dan sahabat-sahabat besar Rasulullah s.a.w. yang lain, ‘ismah para imam dan lain-lain. Biasa juga Syi‘ah ini disebut sebagai Syi‘ah Imamiyyah atau Ja‘fariyyah sahaja. Syi‘ah ini juga dikenali sebagai Rafidhah kerana fahaman-fahaman dan ‘aqidah-‘aqidahnya yang melampau.

 

 

 

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s