Hasilmu adalah Tabunganmu

Sadarilah kesulitan kita sekarang disebabkan karena sulitnya kita merubah prilaku menjadi lebih baik. Malasnya kita melakukan kesulitan-kesulitan kecil yang menjadikan kita lebih enjoy di akhirnya.

Kita tersinggung jika mendengar komentar,”Dulu kemane aje, hari gini baru belajar”

Pada hal kita juga menyadari hidup ini dibuat sederhana oleh Alloh agar kita bahagia.
Tahapan belajar dibuat bertahap seiring pertumbuhan manusia itu sendiri. Tak ada yang sulit jika kita memulai dari yang kecil/sederhana dan istiqomah hingga ketahapan lebih ahli atau lebih tahu.

Mahir berlari berawal dari merambat, lalu melangkah sempoyongan, lalu berjalan, lalu berlari dan mahir berlari. itu tidak terjadi dengan tiba2 melainkan dgn proses sederhana tapi butuh kesungguhan menjalaninya.

Lancar Berbicara berawal dari brusaha melavalkan huruf demi huruf, menghafal kata perkata dan tidak takut salah dalam mengucapkannya, akhirnya kita pandai berbicara

Lancar mengaji bermula dari belajar mengeja satu huruf alif, ba’, ta, dst lalu belajar membaca 2 huruf, lalu 3 huruf disambung, lalu 4 huruf dan seterusnya hingga pada akhirnya bisa membaca Quran.

Menjadi kaya pun begitu 

Hanya campur Tangan Alloh yang mempercepat proses alami itu semua dengan satu syarat ” Taqwa” 

Btw,

Jika nasi sudah jadi buburpun karena pertimbangan Taqwa, Alloh masih memberikan senjata lain bagi kita yaitu Doa

Adduau silahul mukmin, doa itu senjatanya kaum mukmin.

Jika tidak begitu lagi mampu kita mengajarkan putra-putri untuk mengaji/sholat, selain menitipkan pada orang yang ahli, Doakanlah agar Alloh beri kemudahan bagi putra-putri kita menguasainya dan agar kepandaian itu tidak berbalik menyerang kita seumpamanya kita tidak cukup santun dalam mengingatkan putra-putri dalam beristiqomah menjalani kebaikan tersebut. Misal : Bapak ibu nggak bisa ngaji, ngapain aku harus susah2 belajar ngaji. Dst

Sempurnakan ikhtiar itu semua dengan Doa
Jika ingin anak sholeh berdoalah
Jika ingin istri sholehah berdoalah
Jika ingin Suami sholeh berdoalah
Jika ingin Kaya berdoalah
Jika ingin pekerjaan yang berkah berdoalah
Jika ingin memiliki khodimah/pembantu yang baik berdoalah
Jika ingin punya karyawan yang baik berdoalah

Wal hasil lakukan kebaikan-kebaikan yg sederhana dan beristiqomahlah
Bahagia jika hidup Produktif (Pelaku/Pemain/Lelakon) dan bersedih jika hanya bisa sebagai penonton.

Hadiah ini untuk rekan, tetangga, family, kenalan (all of you)

By Abu Naf’an/Abi Afif 

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s